lagi insecure...




Ketika Saya Insecure…. 

Selayaknya manusia pasti akan menepati posisi diatas dan dibawah. Akan ada titik dimana dia sangat merasa terbang keawang, juga akan ada titik dimana dia merasa sangat dibawah bahkan merasa nggak berguna. Ya emang nggak ada manusia sempurna. 
Sebenarnya topic yang kali ini saya tulis mungkin adalah topik yang sudah sangat cliché untuk dibahas. In-se-cure, oke sebelumnya mungkin saya akan memberikan prespektif saya soal insecure, menurut saya insecure adalah sebuah keadaan perasaan yang tidak aman, akibatnya buat kita gelisah, takut, misal nggak percaya diri dan banyak perasaan-perasaan khawatir lainya yang disebabkan oleh banyak hal mulai dari yang bisa kita kenali sampai yang tidak bisa kita kenali kadang kayak.. ya takut aja gitu, khawatir aja… yap TIDAK PERCAYA DIRI yang bisa saja dialami seseorang dalam keadaan apapun, nggak enak banget lah pokoknya.
Jelas pastinya insecure itu hal yang sangat-benar-benar normal kok, okeh kalian boleh koreksi kalau saya salah wks. Hampir semua manusia di bumi ini pasti pernah ngerasain itu. Selayaknya hati dan otak yang bekerja dengan normal yang membuat setiap manusia memiliki berjuta rasa termasuk perasaan khawatir dan tidak nyaman. 

Saya mau cerita, 
Saya habis patah hati hehe, tidak lama ini. Duh rasanya cukup malu untuk menulis ini disini, tapi yaudahlah ya, saya juga sudah baik-baik saja sekarang. Saya ngga tau kalau ternyata efek patah hati yang saya alami kali ini sebegininya. sebenarnya saya pernah merasakan sebelum-sebelumnya tentu saja. tapi kali ini entahlah, mungkin saya memang belum lulus ujian waktu itu. Cukup sedih untuk saya, tapi jangan khawatir, saya sudah benar-benar baik-baik saja perlahan saya sudah menerima bahwa tidak ada yang salah, semua sudah berjalan dengan semestinya. Kembali lagi ke insecure, saya kecewa dan ternyata perasaan kecewa itu membawa anak-anaknya termasuk perasaan tidak percaya diri. “jadi apa yang salah?” "kenapa nggak...." "Seharusnya ....." “ahh iya, saya kan...," “apa iya saya bisa senang lagi?” “aduh, keadaan ini bener-bener sulit kayaknya saya ngga akan bisa” segala perasaan negatif itu muncul memenuhi kepala saya selama berminggu-minggu, menemani rasa sesak dalam hati wkwk. Silahkan bilang saya terlalu melankolis tapi perasaan sesak dan tidak nyaman itu nyata keberadaanya, duhh benar-benar malu saya ceritanya. 
Lalu waktu itu… ada balasan pesan dari salah seorang teman yang cukup berat buat saya, berat untuk mencernanya. Isi pesanya singkat : “aku pengen jadi laras” pesan singkat itu sejenak buat saya mikir, apa yang buat orang lain bisa bilang kayak gitu, disaat sama sekali nggak menemukan apapun yang istimewa dalam diri saya. Ya mungkin semua juga sudah tertutupi sih sama rasa kecewa karena ekspektasi saya sendiri. Kemudian dia mulai menjelaskan dan membagi ceritanya. Dan saya sadar jelas saya salah, saya tahu itu karena harusnya saya bisa lebih menghargai apa yang saya miliki, tidak menggantungkan apapun ke orang lain. Dari situ, dari pesan itu yang akhirnya menggiring saya untuk mau berfikir lebih luas “kalau orang lain aja bisa se-ingin ini dengan diri saya, kenapa saya ngga bisa untuk lebih menyadarinya? Bahwa saya juga punya hal-hal yang mesti disyukuri” dan soal perasaan sesak serta pikiran-pikiran negatif sebelumnya, harusnya bisa saya tepis. Saya berusaha tidak menghiraukannya lagi, karena itu sumber dari perasaan Insecure yang saya rasakan.

Sebenarnya nggapapa, ngapapa banget untuk merasa di titik terendah, itu wajar karena kalau kata penulis kesukaan saya, “insekyur itu hak semua orang” hehe Cuman ya bahayanya adalah waktu yang kita pakai itu, tidak baik untuk terlalu lama larut dengan kekhawatiran yang seharunya bisa segera disudahi. Iya, kalau yang saya alami saat itu adalah menurunya produktifitas wkwk, karena kalau sudah merasakan itu saya cuman mau sendiri, nggak bisa diganggu, nggak mau diajak ngomong pokoknya, dan nggak mau melalukan apapun hehe. Diatas hanya contoh yang saya alami, sebenarnya insekyur nggak melulu tentang perasaan sama seseorang, materi yang kita punya, kecerdasan, pencapaian-pencapaian atau masalah apapun kayak keluarga, pertemanan,kadang bisa aja hanya kayak... langsung jatuh aja, kehilangan motivasi nggak tau cara buat mulai lagi, takut ini takut itu udah gitu aja. Banyaaaak banget bentuknya wkwk. Ngapapa.  

And the poin is, mungkin perasaan insekyur itu akan mengikuti kita selama hidup, tapi sadar nggak sih bahwa kita nggak sendiri, pastinya apa yang kita rasakan juga dirasakan oleh orang lain, ngapapa kalau mau sedih, nggapapa terima aja perasaan rendah itu dulu, Jangan gengsi buat minta pertolongan kalau sedang perlu, atau ambil waktu untuk sendiri kalau mau sendiri. Hanya, please jangan terlalu lama dan selamanya, karena yang berlebihan itu tidak baik. 

So its okay to be not okay, moga kita selalu di kuatkan dalam keadaan apapun 😉


DLI - 09.54 PM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PESAN SINGKAT

Imaji Liar

RANDOM (4)