Imaji Liar
Aku membeku, menatap seluit senja sore itu.
Bukan bukan sinarnya yang mengejutkanku, tapi siapa sosok yang ada di depanku.
Kamu tersenyum, lengkung sabit yang masih sama seperti bertahun-tahun lalu, hanya saja kini tubuhmu sedikit lebih tinggi dan kulitmu lebih coklat. "apa kabar?" tanyamu.
"baik" jawabku singkat dengan kesadaran yang belum sepenuhnya kembali. Kita berbincang cukup lama, sore itu senja memutar lagi kaset-kaset lama yang berusaha ku bakar diiringi gelak tawamu yang tak sedikitpun membantu usahaku selama ini, rindukah kamu pada kita? apakah kamu sama denganku? tapi.. sesaat kemudian suara halus itu memanggil namamu, dia berjalan kearah kita kemudian mengapit erat lengan kirimu. kamu kenalkan dia padaku, dan saat itulah kesadaranku baru benar-benar kembali. apasih yang masih kuharapkan dari kamu?
"baik" jawabku singkat dengan kesadaran yang belum sepenuhnya kembali. Kita berbincang cukup lama, sore itu senja memutar lagi kaset-kaset lama yang berusaha ku bakar diiringi gelak tawamu yang tak sedikitpun membantu usahaku selama ini, rindukah kamu pada kita? apakah kamu sama denganku? tapi.. sesaat kemudian suara halus itu memanggil namamu, dia berjalan kearah kita kemudian mengapit erat lengan kirimu. kamu kenalkan dia padaku, dan saat itulah kesadaranku baru benar-benar kembali. apasih yang masih kuharapkan dari kamu?
sepertu judulnya semoga kalian semua memahaminya. karena niatnya hanya ingin berbagi gambar keajaiban semesta dilangit barat sore itu :))
13.50
kali ini tidak malam hari hehe

Komentar
Posting Komentar