Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2022

00.16

Untuk seseorang yang malam ini berhasil membuat ku menangis khawatir.  Kita jauh. Kedua tanganku sudah tak mampu lagi merengkuhmu, lidahku juga terlalu kelu untuk mengucap 'kamu baik-baik saja kah?' semua rasanya tercekat di tenggorokan. maaf, dariku hanya tersisa hati yang tak henti melafal doa, semoga semesta mendengarnya, semoga semesta berkenan menggantikan keinginanku untuk merengkuhmu, moga do'a-do'a ini sampai padamu.

01.10

Aku nggak mau buat perasaan ini jadi ke kanak-kanakan Aku nggak mau buat rasa sayang ini jadi terlampau menyakitkan Aku tahu, pilihan yang aku buat ini juga sama sesaknya. Jauh dari kamu akan membuatku lebih banyak merasakan rindu. Tapi ngak papa karena aku tahu pilihan ini adalah pilihan yang paling tepat yang tidak menyakitiku lebih lama, tidak menyakiti siapapun. Toh jika semesta memang mengizinkan kita akan dekat lagi bukan? 

2021

Sebenarnya ada banyak tulisan yang saya arsip dalam kanal biru ini. Seperti tertahan di tenggorokan tulisan tersebut menjadi bentuk keresahan yang belum berani saya ungkapkan.  Masih bertema sendu, 2021 seperti menjadi tahun yang tidak akan pernah saya lupkan banyak sesak juga pembelajaran yang membawa saya mungkin ke versi yang lebih hebat di kemudian hari.  Sebenarnya dalam menulis inipun saya banyak merasa keraguan, padahal tulisan ini tidak ada dimaksud untuk siapapun, ini hanya bentuk manifestasi curahan pikiran dan perasaan yang tidak pernah bisa saya ceritakan ke siapapun. Saya juga tidak tahu.  Iya, semua pasti pernah sakit. pernah sesak. diawali akhir 2020 hingga 2021 bahkan banyak menjadi mimpi buruk orang-orang. Sesak dan sempit tak ada ruang ialah perasaan yang bukan lagi menjadi rahasia. termasuk pada saya. betapa kita sangat berusaha untuk bertahan setidaknya untuk rencana-rencana yang bertumbuh harap setiap hari akan terwujud, kesempatan realisasi tapi, bah...